Langsung ke konten utama

BERAS JAGUNG

 


BERAS JAGUNG

Heni ayu wulandari
XI-7

Jagung merupakan salah satu komoditas utama pertanian sebagai bahan pangan penting selain padi. Jagung merupakan salah satu komoditas palawija utama penghasil karbohidrat dan merupakan menu makanan yang bersifat substitusi atau suplemen bagi manusia, jagung sebagai salah satu sumber yang dapat dijadikan makanan pengganti nasi.

            Pada tahun 2018 total panen jagung mencapai 10 ton, sampai disebarkan diberbagai kalangan pasar. Tetapi ketika pandemic covid jumlah panen mengalami penurunan 50% karena berkurangnya petani untuk merawat tanaman jagung.

            Keunikan dari beras jagung memiliki peran penting dalam perluas variasi makanan dan memberikan dampak positif bagi kesehatan. Kandungan antioksidan yang ada pada jagung berperan melindungi mata dari kerusakan akibat sinar UV dan penuaan diri. Dengan demikian mengonsumsi beras jagung secara rutin, masyarakat dapat menjaga kesehatan mata dan mampu mengurangi resiko terjadinya gangguan penglihatan.

            Tidak hanya itu saja disisi lain secara kandungan gizi jagung memiliki komposisi zat-zat makanan yang lebih komplet daripada beras. Selain sebagai sumber utama karbohidrat, juga mengandung zat gizi lain seperti, energi (150,00 kal), protein (1,600 gr), lemak (0,60 g), karbohidrat (11,40 g), kalsium (2,00 mg), Vit.A (30,00 RE), Vit.B (0,07 mg), Vit B2 (0,04mg), Vit. C (3,00 mg), Niacin (60 mg), dengan kandungan karbohidrat 74,26g per 100g porsi edible menghasilkan total energi 365 kcal (USDA,2008) yang sangat berpotensi sebagai alternative makanan pokok. Diverifikasi makanan pokok jagung sebagai alternatif selain beras, harus diikuti perancangan olahan jagung untuk meningkatkan peminatan konsumen. Oleh karena tu, produk olahan yang sekiranya dapat mencakup, biasanya jagung diolah menjadi nasi empog, jasuke, kue jagung dadar jagung, agar-agar jagung, dan banyak lagi.

            Jagung merupakan salah satu tanaman makanan dunia yang terpenting selain gandum dan padi, jagung juga menjadi alternatif sumber pangan di Amerika Serikat, penduduk beberapa dhaerah di Indonesia (misalnya di Madura dan Nusa Tenggara) bahkan bahan makanan utama di Jawa, Madura, dan Sulawesi.


Analisis Teks:

-Paragraf 1 : Memuat tentang pendahuluan

-Paragraf 2-4 : Memuat tentang ISI

-Paragraf 5 : Memuat tentang penutup/simpulan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resensi buku - Wirda Tsaniya

  Nama: Wirda Tsaniya Sahla Kelas: XI-7 Tugas: Resensi Novel Warung Bujang Karya Jessica Carmelia Warung Bujang adalah novel karya Jessica Carmelia yang mengangkat tema kehidupan remaja dengan latar belakang kehidupan sehari-hari di sebuah warung kecil. Novel ini menggambarkan kisah tentang harapan, impian, dan hubungan antar manusia, yang diwarnai dengan berbagai konflik dan dinamika yang terjadi dalam kehidupan seorang pemuda bernama Bujang. Plot Cerita Novel ini berfokus pada kehidupan Bujang, seorang pemuda yang memiliki impian besar namun terjebak dalam rutinitas sebagai pemilik warung makan kecil yang diwariskan oleh orang tuanya. Meskipun tampaknya sederhana, kisah ini penuh dengan ketegangan emosional yang dibangun dengan baik oleh penulis. Bujang, yang merupakan karakter utama, harus menghadapi pilihan-pilihan sulit dalam hidupnya, antara mempertahankan usaha warung keluarganya atau mengejar impian pribadinya. Cerita berkembang dengan memperkenalkan berbagai karakter pendu...

Resensi Novel - Fina Zakiyatun

  Judul: Mahajana Penulis: Gigrey Penerbit: Gramedia pustaka utama  Tahun Terbit: 2020 Tebal: 456 halaman Genre: Drama Sosial, Budaya Sinopsis: Novel Mahajana karya Gigrey membawa pembaca menyelami kehidupan masyarakat adat dengan segala keunikan dan konflik yang menyertainya. Cerita ini menggambarkan bagaimana tradisi dan kearifan lokal dipertahankan di tengah arus modernisasi dan perubahan zaman. Di dalamnya, ada kisah perjuangan mempertahankan nilai-nilai adat, dinamika keluarga, dan hubungan manusia dengan lingkungan sekitarnya. Tokoh utama dalam cerita ini bergulat dengan dilema antara mempertahankan tradisi leluhur atau mengikuti perkembangan modern. Konflik ini tidak hanya personal tetapi juga melibatkan masyarakat luas, menjadikan Mahajana sebagai cerita yang relevan dalam menggambarkan kondisi sosial-budaya di berbagai daerah Indonesia. Kelebihan: 1. Penggambaran Budaya yang Kuat: Gigrey berhasil membawa pembaca masuk ke dalam nuansa kehidupan masyarakat adat dengan d...

Resensi buku - Septia Fitri

  “14 Hari yang Mengubah Hidup: Perjalanan Emosional Bersama Isabella” Judul: 14 Days Isabella Penulis: Caramel Penerbit: Platform independen (cerita ini awalnya diadaptasi dari Alternate Universe) Genre: Drama, Fiksi Remaja Novel ini menceritakan perjuangan Isabella Seva Amorita, seorang gadis berusia 16 tahun, untuk mendapatkan kasih sayang dari keluarganya yang selama ini membencinya. Ayahnya, Angga, menyalahkannya atas kematian ibunya saat melahirkan, dan kedua kakaknya, Gara dan Bara, juga memperlakukan Isabella dengan dingin. Hidupnya semakin sulit dengan kehadiran Anvaya, saudara tirinya, yang sering merundungnya. Meski dikelilingi oleh kebencian, Isabella tetap berusaha mendapatkan cinta dari keluarganya dalam waktu 14 hari sebelum ulang tahunnya. Dalam perjalanan ini, ia bertemu Menara Kaif Jaendra, seorang teman yang memberikan harapan baru, meski hubungan ini memicu kecemburuan Anvaya. Isabella menghadapi semua konflik ini sambil berjuang melawan penyakit jantung bawaan,...