Langsung ke konten utama

SINGKONG YANG POPULER

SINGKONG YANG POPULER

Syahrossa rahma asifa

XI-7 

 Singkong atau sering juga disebut ubi kayu, dikenal luas sebagai makanan pokok penghasil karbohidrat. Singkong merupakan makanan pokok bagi sebagian penduduk dunia, terutama yang tinggal di wilayah tropis, seperti Amerika Selatan, Afrika, dan Asia. Di negara kita sendiri, singkong diolah menjadi aneka hidangan, mulai dari keripik, gorengan, singkong kukus atau rebus, tape, hingga getuk.

   Fakta tentang singkong : 

- tahan kekeringan. Ini membuatnya cocok untuk tumbuh di daerah-daerah dengan iklim kering atau musim kemarau yang panjang. 

- Umbi singkong tidak tahan simpan meskipun ditempatkan di lemari pendingin. Jika dibiarkan terlalu lama membuat rasa dan tekstur singkong berubah.

   Konsumsi singkong rebus setiap hari bagus untuk meningkatkan kesehatan usus. Hal ini karena singkong kaya pati resisten yang dapat menjaga keseimbangan flora usus. Singkong juga memiliki sumber serat yang tinggi dan rendah kadar gula, sehingga dapat mengurangi resiko diabetes. Mengonsumsi 1,5 potong singkong, setara dengan satu porsi nasi.

   Manfaat singkong antara lain : sebagai sumber energi, mengontrol kadar gula darah, menurunkan resiko penyakit jantung, memperlancar pencernaan, melindungi tubuh dari efek radikal bebas, menjaga fungsi jaringan tubuh, dan menjaga kesehatan kulit.

    Seperti yang kita ketahui, singkong memiliki segudang manfaat untuk kesehatan. Namun, cara mengonsumsinya tetap harus hati-hati. Singkong mengandung zat kimia yang disebut glikosida sianogen, yaitu bahan kimia yang dapat melepaskan sianida di dalam tubuh. Oleh karena itu, singkong harus diolah dengan benar sebelum dimakan untuk mencegah keracunan sianida.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resensi buku - Nayla Salsabila

  Berubahnya peraturan  Judul: I'm not stupid  Penulis: Khusnul Art Penerbit: Coconut Tahun terbit: 2024 (cetakan pertama) I'm not stupid merupakan sebuah novel anak sekolah yang ditulis oleh Khusnul Art dan diterbitkan pada tahun 2024. Novel ini mengisahkan tentang perjuangan siswa sekolah oada tahun 2008. Sekolahnya bernama Magnesiam High School atau disingkat menjadi MHS. Novel ini menggambarkan secara rinci perjuangan 8 murid yang ingin merubah peraturan MHS. Karna mereka merasa sangat aneh dan ganjil dengan 8 peraturan yang ada di MHS.  Keunggulan dari novel ini mengajarkan kita agar mendengarkan pendapat orang lain. Dinovel ini kalian akan merasakan ketegangan dan sedih karna akan ada momen kehilangan untuk selamanya. Perjalanan mereka melewati rintangan yang amat berat. Kelemahan novel ini adalah, apabila orang yang membaca mudah percaya, maka ia akan terpengaruh dengan rumus karangan yang tidak masuk akal sama sekali. Juga banyak penyebar aib teman sendiri.

Resensi buku - Wirda Tsaniya

  Nama: Wirda Tsaniya Sahla Kelas: XI-7 Tugas: Resensi Novel Warung Bujang Karya Jessica Carmelia Warung Bujang adalah novel karya Jessica Carmelia yang mengangkat tema kehidupan remaja dengan latar belakang kehidupan sehari-hari di sebuah warung kecil. Novel ini menggambarkan kisah tentang harapan, impian, dan hubungan antar manusia, yang diwarnai dengan berbagai konflik dan dinamika yang terjadi dalam kehidupan seorang pemuda bernama Bujang. Plot Cerita Novel ini berfokus pada kehidupan Bujang, seorang pemuda yang memiliki impian besar namun terjebak dalam rutinitas sebagai pemilik warung makan kecil yang diwariskan oleh orang tuanya. Meskipun tampaknya sederhana, kisah ini penuh dengan ketegangan emosional yang dibangun dengan baik oleh penulis. Bujang, yang merupakan karakter utama, harus menghadapi pilihan-pilihan sulit dalam hidupnya, antara mempertahankan usaha warung keluarganya atau mengejar impian pribadinya. Cerita berkembang dengan memperkenalkan berbagai karakter pendu...

Resensi buku - Septia Fitri

  “14 Hari yang Mengubah Hidup: Perjalanan Emosional Bersama Isabella” Judul: 14 Days Isabella Penulis: Caramel Penerbit: Platform independen (cerita ini awalnya diadaptasi dari Alternate Universe) Genre: Drama, Fiksi Remaja Novel ini menceritakan perjuangan Isabella Seva Amorita, seorang gadis berusia 16 tahun, untuk mendapatkan kasih sayang dari keluarganya yang selama ini membencinya. Ayahnya, Angga, menyalahkannya atas kematian ibunya saat melahirkan, dan kedua kakaknya, Gara dan Bara, juga memperlakukan Isabella dengan dingin. Hidupnya semakin sulit dengan kehadiran Anvaya, saudara tirinya, yang sering merundungnya. Meski dikelilingi oleh kebencian, Isabella tetap berusaha mendapatkan cinta dari keluarganya dalam waktu 14 hari sebelum ulang tahunnya. Dalam perjalanan ini, ia bertemu Menara Kaif Jaendra, seorang teman yang memberikan harapan baru, meski hubungan ini memicu kecemburuan Anvaya. Isabella menghadapi semua konflik ini sambil berjuang melawan penyakit jantung bawaan,...