Langsung ke konten utama

SINGKONG

 


Risalatul fadila
XI-7

SINGKONG

    Singkong dikenal dengan sebutan ketela pohon atah ubi kayu yang termasuk tumbuhan umbi bakar.Umbi singkong merupakan sumber energi yang kaya karbohidrat namun sangat miskin protein, singkong ini juga sumber pangan yang penting di banyak Negara tropis.

    Sumber pangan yang murah dan tahan lama, singkong adalah sumber karbohidrat yang terjangkau, mudah ditanam, dan dapat disimpan dalam waktu lama. Ini menjadikannya pilihan yang ideal dalam mengatasi ketahanan pangan.

    Meskipun rendah protein, singkong mengandung serat, vitamin C, dan beberapa mineral. Ini memberikan kontribusi pada pola makan yang seimbang, terutama di daerah dengan akses terbatas terhadap makanan bergizi.

    Singkong juga dapat tumbuh diberbagai jenis tanah dan kondisi cuaca, sehingga membantu petani meningkatkan ketahanan terhadap perubahan iklim dan krisis pangan. Singkong juga dapat diolah menjadi berbagai makanan, seperti tepung tapioca, keripik, nasi singkong , dalan kolak.

     Keanekaragaman ini memberikan nilai tambah ekonomi bagi petani dan pelaku industri. Meskipun bermanfaat , singkong mengandung asam sianida dalam bentuk mentah yang berbahaya. Pengolahan yang tepat sangat penting untuk memastikan keamanan konsumsinya.

    Dengan berbagai manfaat yang di tawarkan, singkong memiliki peran penting dalam sistem pangan global dan dapat menjadi solusi untuk masalah ketahan pangan di banyak wilayah. Ukuran umbinya bergaris tengah 2-3 cm dan panjang 50-80 cm. Bagian dalam umbinya berwarna putih atau kekuning kuningan.

   

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resensi buku - Nayla Salsabila

  Berubahnya peraturan  Judul: I'm not stupid  Penulis: Khusnul Art Penerbit: Coconut Tahun terbit: 2024 (cetakan pertama) I'm not stupid merupakan sebuah novel anak sekolah yang ditulis oleh Khusnul Art dan diterbitkan pada tahun 2024. Novel ini mengisahkan tentang perjuangan siswa sekolah oada tahun 2008. Sekolahnya bernama Magnesiam High School atau disingkat menjadi MHS. Novel ini menggambarkan secara rinci perjuangan 8 murid yang ingin merubah peraturan MHS. Karna mereka merasa sangat aneh dan ganjil dengan 8 peraturan yang ada di MHS.  Keunggulan dari novel ini mengajarkan kita agar mendengarkan pendapat orang lain. Dinovel ini kalian akan merasakan ketegangan dan sedih karna akan ada momen kehilangan untuk selamanya. Perjalanan mereka melewati rintangan yang amat berat. Kelemahan novel ini adalah, apabila orang yang membaca mudah percaya, maka ia akan terpengaruh dengan rumus karangan yang tidak masuk akal sama sekali. Juga banyak penyebar aib teman sendiri.

Resensi buku - Septia Fitri

  “14 Hari yang Mengubah Hidup: Perjalanan Emosional Bersama Isabella” Judul: 14 Days Isabella Penulis: Caramel Penerbit: Platform independen (cerita ini awalnya diadaptasi dari Alternate Universe) Genre: Drama, Fiksi Remaja Novel ini menceritakan perjuangan Isabella Seva Amorita, seorang gadis berusia 16 tahun, untuk mendapatkan kasih sayang dari keluarganya yang selama ini membencinya. Ayahnya, Angga, menyalahkannya atas kematian ibunya saat melahirkan, dan kedua kakaknya, Gara dan Bara, juga memperlakukan Isabella dengan dingin. Hidupnya semakin sulit dengan kehadiran Anvaya, saudara tirinya, yang sering merundungnya. Meski dikelilingi oleh kebencian, Isabella tetap berusaha mendapatkan cinta dari keluarganya dalam waktu 14 hari sebelum ulang tahunnya. Dalam perjalanan ini, ia bertemu Menara Kaif Jaendra, seorang teman yang memberikan harapan baru, meski hubungan ini memicu kecemburuan Anvaya. Isabella menghadapi semua konflik ini sambil berjuang melawan penyakit jantung bawaan,...

Resensi buku-Risalatul fadila

  Madyapadma  Resensi  15 May 2024 Yang Katanya Cemara: Kisah Vania dan Kehangatan Keluarga. Judul buku: Yang Katanya Cemara Penulis: Vania Winola Penerbit: PT. Bukune Kreatif Cipta Tahun terbit: 2023 Jumlah halaman: 228 halaman Cetakan: Pertama Ukuran Buku: 13 x 19 cm pendahuluan: Vania Winola Febriyanti yang biasa dipanggil Vania merupakan perempuan kelahiran Surabaya, 24 Februari 2006 dengan zodiac Pisces. Vania juga aktif di media social yang menunjukkan kesehariannya sebagai murid, anak dan berbagai macam lainnya. Vania menulis buku ini untuk menceritaan dirinya dan keluarganya. Penggambaran seluruh emosi yang ada di dalam buku ini sangat jelas ditulis oleh Vania. sinopsis: Buku "Yang Katanya Cemara" menceritakan bagaimana Vania, seorang influencer muda, menghadapi hari - harinya setelah orang tuanya memutuskan untuk berpisah. Proses perpisahan kedua orang tuanya merupakan masa yang sulit bagi ibu Vania, Herma Prabayanti, dan Vania sendiri. Namun, mereka berdua menja...