Langsung ke konten utama

Resensi buku - Aina Hafsah

 Menyelami Makna Hidup dalam Karya Tere Liye

Judul: Hujan

Penulis: Tere Liye 

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Tahun Terbit: 2019

Jumlah Halaman: 432 Halaman



Sinopsis Novel

  Hujan ini menceritakan tentang kisah dua tokoh utamanya yang bernama Lail dan Esok. Kedua tokoh ini dipertemukan pasca terjadinya bencana gunung meletus tahun 2042. Efek dari Gunung meletus ini teramat dahsyat, disamping telah meluluhkan sebagian besar isi bumi, bencana alam ini hanya menyisakan 10% manusia di bumi dan juga mengacaukan iklim serta cuaca bumi. Mengambil latar tahun 2042-2050, novel ini mengandung genre science-fiction yang dibumbui oleh kisah roman percintaan remaja. Didalamnya diceritakan tentang dunia di masa depan dengan teknologi yang sangat canggih. Ilmu pengetahuan dan teknologi sudah menggantikan peran manusia. Manusia sangat dimanja. Tak perlu lagi memasak menjahit baju, bepergian dengan sopir dan lain sebagainya. Namun, manusia tetap tidak bisa meninggalkan kodratnya yang memiliki rasa cinta, benci, rindu, sedih, senang dan sebagainya. Hal-hal Inilah yang menjadi konflik jalannya cerita. Cerita dimulai dengan peristiwa kedatangan Lail ke Pusat Terapi Saraf untuk memodifikasi ingatannya.Ketika ditanya apa yang ingin dilupakan, Lail menjawab “Aku ingin melupakan hujan” . Ceritapun bergulir. Dengan dibantu oleh Elijah, seorang paramedissenior, Lail menceritakan seluruh kisah hidupnya sejak peristiwa bencana alam hingga dia mendatangi pusat terapi syaraf tersebut. Cerita bergulir dengan sangat apik dan membuat akhir cerita yang sangat tidak mengecewakan.

 Kelebihan Novel

1. Penyampaian yang mendalam

2. Karakter yang kuat dan relatable 

3. Alur yang mengundang perenungan

4. Gaya Bahasa yang puitis

5. Bahasa cukup ringan dan mudah difahami


kekurangan novel

1. Alur yang lambat dibeberapa bagian

2. Misteri yang tak terjawab sepenuhnya

Simpulan

Hujan adalah salah satu novel karya tere liye yang penuh makna dan pemikiran yang mendalam. Melalui perjalanan lail dan esok,pembaca diajak untuk mempertanyakan kehidupan, takdir dan arti dari perjuangan dalam menghadapi kesulitan hidup. Meskipun kadang alurnya terlalu lambat, kedalaman karakter dan kekuatan temanya menjadikan novel ini sangat layak untuk dibaca.novel ini mengajak kita untuk terus berusaha mencari makna dibalik setiap tantangan yang kita hadapi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resensi buku - Nayla Salsabila

  Berubahnya peraturan  Judul: I'm not stupid  Penulis: Khusnul Art Penerbit: Coconut Tahun terbit: 2024 (cetakan pertama) I'm not stupid merupakan sebuah novel anak sekolah yang ditulis oleh Khusnul Art dan diterbitkan pada tahun 2024. Novel ini mengisahkan tentang perjuangan siswa sekolah oada tahun 2008. Sekolahnya bernama Magnesiam High School atau disingkat menjadi MHS. Novel ini menggambarkan secara rinci perjuangan 8 murid yang ingin merubah peraturan MHS. Karna mereka merasa sangat aneh dan ganjil dengan 8 peraturan yang ada di MHS.  Keunggulan dari novel ini mengajarkan kita agar mendengarkan pendapat orang lain. Dinovel ini kalian akan merasakan ketegangan dan sedih karna akan ada momen kehilangan untuk selamanya. Perjalanan mereka melewati rintangan yang amat berat. Kelemahan novel ini adalah, apabila orang yang membaca mudah percaya, maka ia akan terpengaruh dengan rumus karangan yang tidak masuk akal sama sekali. Juga banyak penyebar aib teman sendiri.

Resensi buku - Wirda Tsaniya

  Nama: Wirda Tsaniya Sahla Kelas: XI-7 Tugas: Resensi Novel Warung Bujang Karya Jessica Carmelia Warung Bujang adalah novel karya Jessica Carmelia yang mengangkat tema kehidupan remaja dengan latar belakang kehidupan sehari-hari di sebuah warung kecil. Novel ini menggambarkan kisah tentang harapan, impian, dan hubungan antar manusia, yang diwarnai dengan berbagai konflik dan dinamika yang terjadi dalam kehidupan seorang pemuda bernama Bujang. Plot Cerita Novel ini berfokus pada kehidupan Bujang, seorang pemuda yang memiliki impian besar namun terjebak dalam rutinitas sebagai pemilik warung makan kecil yang diwariskan oleh orang tuanya. Meskipun tampaknya sederhana, kisah ini penuh dengan ketegangan emosional yang dibangun dengan baik oleh penulis. Bujang, yang merupakan karakter utama, harus menghadapi pilihan-pilihan sulit dalam hidupnya, antara mempertahankan usaha warung keluarganya atau mengejar impian pribadinya. Cerita berkembang dengan memperkenalkan berbagai karakter pendu...

Resensi buku - Septia Fitri

  “14 Hari yang Mengubah Hidup: Perjalanan Emosional Bersama Isabella” Judul: 14 Days Isabella Penulis: Caramel Penerbit: Platform independen (cerita ini awalnya diadaptasi dari Alternate Universe) Genre: Drama, Fiksi Remaja Novel ini menceritakan perjuangan Isabella Seva Amorita, seorang gadis berusia 16 tahun, untuk mendapatkan kasih sayang dari keluarganya yang selama ini membencinya. Ayahnya, Angga, menyalahkannya atas kematian ibunya saat melahirkan, dan kedua kakaknya, Gara dan Bara, juga memperlakukan Isabella dengan dingin. Hidupnya semakin sulit dengan kehadiran Anvaya, saudara tirinya, yang sering merundungnya. Meski dikelilingi oleh kebencian, Isabella tetap berusaha mendapatkan cinta dari keluarganya dalam waktu 14 hari sebelum ulang tahunnya. Dalam perjalanan ini, ia bertemu Menara Kaif Jaendra, seorang teman yang memberikan harapan baru, meski hubungan ini memicu kecemburuan Anvaya. Isabella menghadapi semua konflik ini sambil berjuang melawan penyakit jantung bawaan,...