Langsung ke konten utama

Resensi buku - M.Balya.Zen

 Realitas sosial pada bingkai sastra




Judul: Seperti Dendam,Rindu Harus Dibayar Tuntas

Penulis: Eka Kurniawan

Penerbit: Gramedia

Tahun: Cetakan tahun 2021

Halaman: 243 Halaman

ISBN:  978–602–03–0393–2

Buku ini, kental dengan permasalahan sosial yang mungkin dirasakan oleh beberapa pihak. Hal tersebut terbukti, dengan Eka Kurniawan (penulis) yang menyajikan beberapa tokoh dengan latar belakang yang berbeda-beda. Seperti pada bab 5, yang menggambarkan kehidupan supir Truk yang diperankan oleh Ajo Kawir sendiri. Dalam bagian tersebut, Eka Kurniawan menceritakan secara gamblang kerasnya kehidupan di jalanan, digambarkannya Ajo Kawir yang sudah mulai bijaksana dalam menyikapi permasalahannya, tak seperti pada masa mudanya. Kehadiran Mono Ompong dan Jelita pada bagian juga bisa ditarik kesimpulan jika interaksi yang dilakukan oleh ketiganya merupakan penggambaran kehidupan sebuah keluarga yang syarat dengan permasalahan, namun sang Ayah yang bisa di ibaratkan sebagai Ajo Kawir memiliki sikap tenang dan bijaksana yang seharusnya dimiliki oleh sosok ayah. Sikap lemah lembut dan cenderung menggunakan perasaan Jelita juga menggambarkan sosok kasih sayang ibu yang tak ingin anaknya terluka. Terbukti, saat Jelita merengek dan memohon Ajo Kawir untuk menolong Mono Ompong dari perkelahian tak adil yang dilakukan oleh Kumbang hingga kaki kanannya patah. Tak lupa pula penokohan Mono Ompong, khususnya pada kejadian saat dirinya berduel dengan Kumbang merupakan implementasi dari jiwa muda yang semangatnya masih berkobar, gegabah dan suka cari masalah. Akan tetapi, dengan kebijaksanaannya, dia memilih untuk diam dan percaya jika Mono Ompong bisa mengalahkan si Kumbang.

Novel ini mengangkat isu-isu sensitif seperti seksualitas, kekerasan, dan trauma masa lalu. Eka Kurniawan tidak ragu-ragu untuk menggambarkan hal-hal yang tabu dengan jujur dan terbuka, sehingga memicu diskusi yang penting tentang masalah-masalah sosial.Bahasa yang digunakan Eka Kurniawan dalam novel ini sangat khas dan kaya akan imajinasi. Penggambaran tokoh yang sangat mendalam serta alur cerita novel ini banyak memiliki plot twist yang tak terduga.

Tetapi bahasa yang digunakan pada novel ini juga terlalu vulgar,embuat beberapa pembaca tak akan nyaman dengan itu, serta alur cerita yang kompleks dengan plot yang penuh kejutan membuat beberapa pembaca akan kebingungan dengan alurnya

Novel ini sangat cocok bagi para pembaca yang menyukai novel dengan tema tema isu isu sosialitas di sekitar, tetapi abagi yang memiliki trauma dengan kejadian seksualitas sebaiknya berhati hati dalam membaca buku ini


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resensi buku - Wirda Tsaniya

  Nama: Wirda Tsaniya Sahla Kelas: XI-7 Tugas: Resensi Novel Warung Bujang Karya Jessica Carmelia Warung Bujang adalah novel karya Jessica Carmelia yang mengangkat tema kehidupan remaja dengan latar belakang kehidupan sehari-hari di sebuah warung kecil. Novel ini menggambarkan kisah tentang harapan, impian, dan hubungan antar manusia, yang diwarnai dengan berbagai konflik dan dinamika yang terjadi dalam kehidupan seorang pemuda bernama Bujang. Plot Cerita Novel ini berfokus pada kehidupan Bujang, seorang pemuda yang memiliki impian besar namun terjebak dalam rutinitas sebagai pemilik warung makan kecil yang diwariskan oleh orang tuanya. Meskipun tampaknya sederhana, kisah ini penuh dengan ketegangan emosional yang dibangun dengan baik oleh penulis. Bujang, yang merupakan karakter utama, harus menghadapi pilihan-pilihan sulit dalam hidupnya, antara mempertahankan usaha warung keluarganya atau mengejar impian pribadinya. Cerita berkembang dengan memperkenalkan berbagai karakter pendu...

Resensi Novel - Fina Zakiyatun

  Judul: Mahajana Penulis: Gigrey Penerbit: Gramedia pustaka utama  Tahun Terbit: 2020 Tebal: 456 halaman Genre: Drama Sosial, Budaya Sinopsis: Novel Mahajana karya Gigrey membawa pembaca menyelami kehidupan masyarakat adat dengan segala keunikan dan konflik yang menyertainya. Cerita ini menggambarkan bagaimana tradisi dan kearifan lokal dipertahankan di tengah arus modernisasi dan perubahan zaman. Di dalamnya, ada kisah perjuangan mempertahankan nilai-nilai adat, dinamika keluarga, dan hubungan manusia dengan lingkungan sekitarnya. Tokoh utama dalam cerita ini bergulat dengan dilema antara mempertahankan tradisi leluhur atau mengikuti perkembangan modern. Konflik ini tidak hanya personal tetapi juga melibatkan masyarakat luas, menjadikan Mahajana sebagai cerita yang relevan dalam menggambarkan kondisi sosial-budaya di berbagai daerah Indonesia. Kelebihan: 1. Penggambaran Budaya yang Kuat: Gigrey berhasil membawa pembaca masuk ke dalam nuansa kehidupan masyarakat adat dengan d...

Resensi buku - Septia Fitri

  “14 Hari yang Mengubah Hidup: Perjalanan Emosional Bersama Isabella” Judul: 14 Days Isabella Penulis: Caramel Penerbit: Platform independen (cerita ini awalnya diadaptasi dari Alternate Universe) Genre: Drama, Fiksi Remaja Novel ini menceritakan perjuangan Isabella Seva Amorita, seorang gadis berusia 16 tahun, untuk mendapatkan kasih sayang dari keluarganya yang selama ini membencinya. Ayahnya, Angga, menyalahkannya atas kematian ibunya saat melahirkan, dan kedua kakaknya, Gara dan Bara, juga memperlakukan Isabella dengan dingin. Hidupnya semakin sulit dengan kehadiran Anvaya, saudara tirinya, yang sering merundungnya. Meski dikelilingi oleh kebencian, Isabella tetap berusaha mendapatkan cinta dari keluarganya dalam waktu 14 hari sebelum ulang tahunnya. Dalam perjalanan ini, ia bertemu Menara Kaif Jaendra, seorang teman yang memberikan harapan baru, meski hubungan ini memicu kecemburuan Anvaya. Isabella menghadapi semua konflik ini sambil berjuang melawan penyakit jantung bawaan,...