Langsung ke konten utama

Resensi Novel- Shela isma

Judul: Bumi dan Lukanya

Penulis: Revianaaprl

Penerbit: Loveable

Tahun terbit: Mei 2022

Jumlah halaman: 280 halaman

ISBN: 978-623-310-057-1

Sinopsis

Novel ini menceritakan tentang kisah seorang lelaki dengan keluarganya serta cinta pertamanya yakni Senjani Sekar Ayu. Pertama kali Bumi bertemu dengan Senjani pada saat Bumi sedang berangkat ke sekolah dengan naik bus. Saat yang bersamaan di dalam bus tidak menyangka ternyata Senjani juga berada di dalam bus. 

Senjani kemudian menyapanya untuk mengajak berkenalan. Senjani melihat dari seragam yang dikenakan oleh Bumi sama dengan yang di pakai Senjani. Dari perkenalan mereka berdua akhirnya mereka menjadi teman dekat. Mereka juga bertemu dengan Janu. Janu yang sudah lama menjadi teman dekat Senjani. Bumi yang selalu berlarut larut dalam kesedihannya. 

Tetapi dibalik sedih yang dialami Bumi ada Senjani yang membuat Bumi lupa akan kesedihannya. Dengan peristiwa yang terjadi ini, menandakan awal mula Bumi dan Senjani menjadi satu. Bumi yang selalu berlarut larut dalam sedihnya dan ada Senjani yang menghiburnya dikala detik itu juga. Bumi yang telah kehilangan tempat pulang dan Senjani yang rela menawarkan kehangatan tempat nyaman untuk Bumi pulang. 

Permasalahan yang diangkat pada cerita Bumi dan Lukanya menceritakan anak bungsu yang tidak pernah di harapkan kelahirannya serta kehadirannya. Bumi yang selalu di sia-siakan dan dicaci maki. 

Dibanding-bandingkan dengan saudara kandungnya yang bernama Azri. Mama dan papanya yang pilih kasih. Sehingga membuat Bumi selalu merasakan hal yang mengganjal pada dirinya. Sebab, apa yang menyebabkan Bumi selalu diperlakukan tidak adil seperti ini. Entah berpa kali perlakuan buruk yang diterima oleh Bumi dari orang tuanya. Tetapi Bumi tetap menyayanginya dan merindukan pelukkan hangat dari mama papanya. 

Sehingga keesokan harinya Bumi sendiri yang mendengar pembicaraan antara mama dengan papanya yang mengatakan bahwa kehadiran Bumi itu memang tidak pernah diharapkan. Seberapa keras Bumi untuk menutupi lukanya. Akhirnya Bumi menemukan obatnya dan luka itu terbuka sejak hadirnya Senjani di hidupnya. Sampai kapanpun Senjani selalu hidup dan bernyawa bersama Bumi. Sehingga menjadikan tempat untuk pulang paling nyaman Bumi.

Kelebihan

•Penulisan kisah dan narasinya sangat jelas dan detail.

•Ann mampu mendeskripsikan seluruh latar suasana, waktu, dan tempat dengan jelas.

•Kisah yang mengeksplorasi tema-tema penting seperti persahabatan, percintaan, dan pengorbanan.

•Penulis berhasil menyuguhkan alur cerita yang menarik dan membuat pembaca tertarik untuk terus membaca.

•Novel yang menyajikan kisah yang sangat menarik, mampu menyayat hati, dan memberikan pelajaran hidup.

 

Kekurangan

•Beberapa bagian dari alur cerita mungkin terasa terlalu dangkal atau terlalu dipaksakan.

•Beberapa tokoh mungkin terasa kurang berkembang dan tidak memiliki profil yang jelas.

•Narasi yang menggambarkan suasana diulang beberapa kali.

 

Pesan Moral

Jangan menjadi seperti orang tua Bumi yang pilih kasih dan sangat tidak adil dalam memperlakukan kedua anaknya. Perlu diingat, anak tidak bisa memilih untuk dilahirkan ke dunia ini. Sedangkan, sebagai orang tua, memiliki kendali untuk melahirkan seorang anak. Jika Anda belum siap menjadi orang tua yang adil, maka jangan memiliki anak lagi.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resensi buku - Wirda Tsaniya

  Nama: Wirda Tsaniya Sahla Kelas: XI-7 Tugas: Resensi Novel Warung Bujang Karya Jessica Carmelia Warung Bujang adalah novel karya Jessica Carmelia yang mengangkat tema kehidupan remaja dengan latar belakang kehidupan sehari-hari di sebuah warung kecil. Novel ini menggambarkan kisah tentang harapan, impian, dan hubungan antar manusia, yang diwarnai dengan berbagai konflik dan dinamika yang terjadi dalam kehidupan seorang pemuda bernama Bujang. Plot Cerita Novel ini berfokus pada kehidupan Bujang, seorang pemuda yang memiliki impian besar namun terjebak dalam rutinitas sebagai pemilik warung makan kecil yang diwariskan oleh orang tuanya. Meskipun tampaknya sederhana, kisah ini penuh dengan ketegangan emosional yang dibangun dengan baik oleh penulis. Bujang, yang merupakan karakter utama, harus menghadapi pilihan-pilihan sulit dalam hidupnya, antara mempertahankan usaha warung keluarganya atau mengejar impian pribadinya. Cerita berkembang dengan memperkenalkan berbagai karakter pendu...

Resensi Novel - Fina Zakiyatun

  Judul: Mahajana Penulis: Gigrey Penerbit: Gramedia pustaka utama  Tahun Terbit: 2020 Tebal: 456 halaman Genre: Drama Sosial, Budaya Sinopsis: Novel Mahajana karya Gigrey membawa pembaca menyelami kehidupan masyarakat adat dengan segala keunikan dan konflik yang menyertainya. Cerita ini menggambarkan bagaimana tradisi dan kearifan lokal dipertahankan di tengah arus modernisasi dan perubahan zaman. Di dalamnya, ada kisah perjuangan mempertahankan nilai-nilai adat, dinamika keluarga, dan hubungan manusia dengan lingkungan sekitarnya. Tokoh utama dalam cerita ini bergulat dengan dilema antara mempertahankan tradisi leluhur atau mengikuti perkembangan modern. Konflik ini tidak hanya personal tetapi juga melibatkan masyarakat luas, menjadikan Mahajana sebagai cerita yang relevan dalam menggambarkan kondisi sosial-budaya di berbagai daerah Indonesia. Kelebihan: 1. Penggambaran Budaya yang Kuat: Gigrey berhasil membawa pembaca masuk ke dalam nuansa kehidupan masyarakat adat dengan d...

Naskah drama- Diva Rahmatika, Fara Salma, Septia Putri, M. Haiden, Naysila Firda, Riska Syafa

Judul : Dibalik Sebuah Pertemanan. Tokoh dan penokohan : 1.        Diva (Siswa yang banyak menuduh temannya) 2.        Fara (Siswa yang menjadi ketua kelas dan penengah) 3.        Septi (Siswa yang mudah marah) 4.        Haiden (Siswa yang berani untuk mengambil uang kas) 5.        Sila (Siswa yang rajin) 6.        Riska (Bendahara kelas yang bertanggung jawab)   PROLOG : Septi, Sila, Riska, Fara, Diva, Haiden adalah teman satu kelas. Riska sebagai bendahara, Fara sebagai ketua kelas.   Latar : Kelas (Pagi hari di kelas dengan cahaya yang cerah, lagu yang semangat mengalun saat Septi berjalan memasuki kelas)   Septi : Halo guys, selamat pagi. (melambaikan tangan) Riska, Fara, Sila, Diva : Halo (Sahut bersama) Sila : Tumben jam setengah 7 udah sampe sekolah? Septi ...