Langsung ke konten utama

Teks Argumentasi-M.Ikhya’ ulumuddin

Singkong dapat menjadi alternatif yang sangat baik sebagai pengganti nasi dalam pola makan sehari-hari. Salah satu alasan utamanya adalah kandungan karbohidrat yang tinggi pada singkong, yang hampir setara dengan nasi. Singkong mengandung pati yang bisa memberikan energi yang dibutuhkan tubuh, membuatnya menjadi pilihan sumber karbohidrat yang mengenyangkan dan dapat digunakan dalam berbagai menu, mulai dari lauk, camilan, hingga olahan utama. Dengan demikian, singkong dapat memberikan asupan energi yang cukup bagi tubuh tanpa harus bergantung pada nasi sebagai satu-satunya sumber karbohidrat.

Selain itu, singkong memiliki keunggulan dalam hal kandungan gizi lainnya. Singkong kaya akan serat, yang baik untuk pencernaan, serta mengandung vitamin C yang berfungsi sebagai antioksidan. Ini menjadikannya pilihan yang lebih sehat dibandingkan nasi, yang cenderung lebih tinggi kalori dan kurang serat. Serat pada singkong dapat membantu menjaga kenyang lebih lama, sehingga bisa mengurangi nafsu makan berlebih yang sering terjadi akibat konsumsi nasi. Dalam hal ini, singkong bisa menjadi solusi bagi mereka yang ingin menjaga berat badan atau mencari pilihan karbohidrat yang lebih bergizi.

Singkong memiliki potensi untuk mendukung ketahanan pangan, terutama di daerah-daerah yang menghadapi masalah ketergantungan pada beras. Singkong adalah tanaman yang relatif mudah ditanam dan tumbuh dengan baik di berbagai kondisi tanah dan iklim. Oleh karena itu, singkong bisa menjadi solusi untuk mengurangi ketergantungan pada impor beras yang sering mempengaruhi stabilitas harga pangan. Dengan memperkenalkan singkong sebagai pengganti nasi, kita tidak hanya memperoleh manfaat dari segi kesehatan, tetapi juga dapat meningkatkan kemandirian pangan di masyarakat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resensi buku - Wirda Tsaniya

  Nama: Wirda Tsaniya Sahla Kelas: XI-7 Tugas: Resensi Novel Warung Bujang Karya Jessica Carmelia Warung Bujang adalah novel karya Jessica Carmelia yang mengangkat tema kehidupan remaja dengan latar belakang kehidupan sehari-hari di sebuah warung kecil. Novel ini menggambarkan kisah tentang harapan, impian, dan hubungan antar manusia, yang diwarnai dengan berbagai konflik dan dinamika yang terjadi dalam kehidupan seorang pemuda bernama Bujang. Plot Cerita Novel ini berfokus pada kehidupan Bujang, seorang pemuda yang memiliki impian besar namun terjebak dalam rutinitas sebagai pemilik warung makan kecil yang diwariskan oleh orang tuanya. Meskipun tampaknya sederhana, kisah ini penuh dengan ketegangan emosional yang dibangun dengan baik oleh penulis. Bujang, yang merupakan karakter utama, harus menghadapi pilihan-pilihan sulit dalam hidupnya, antara mempertahankan usaha warung keluarganya atau mengejar impian pribadinya. Cerita berkembang dengan memperkenalkan berbagai karakter pendu...

Resensi Buku - Fara Salma

  Rahasia Tentang Anak Tengah Judul : Iyan Bukan Anak Tengah Penulis :Armaraher Penerbit : Skuad Tahun: 2023 Tebal: 292 halaman ISBN: 978-633-09-1845-2   Sinopsis Riyan selalu berharap berada di tengah-tengah keluarganya yang hangat, dianggap ada sekaligus disayangi sebagaimana yang Abang dan Adiknya rasakan, tetapi bukan semata-mata kehadirannya ada hanya karena dibutuhkan saja. Di usianya yang baru menginjak remaja, seharusnya Riyan bisa menghabiskan waktu untuk menemukan hal baru di hidupnya, bukan merasakan beban dan luka yang membuatnya berhenti di titik itu dan tidak membiarkannya tumbuh menjadi remaja normal seusianya. Riyan hanya ingin diperlakukan adil, disayangi sebagaimana mestinya, bukan dicampakkan dan dijadikan sebagai prioritas terakhir oleh orang tuanya. Kelebihan Novel ini mampu mebawa pembacanya ikut merasakan apa yang Iyan rasakan sebagai anak tengah. Penulis juga menyentuhkan isu isu tentang orangtua dalam memberi keadilan dalam anak...

Resensi Novel - Fina Zakiyatun

  Judul: Mahajana Penulis: Gigrey Penerbit: Gramedia pustaka utama  Tahun Terbit: 2020 Tebal: 456 halaman Genre: Drama Sosial, Budaya Sinopsis: Novel Mahajana karya Gigrey membawa pembaca menyelami kehidupan masyarakat adat dengan segala keunikan dan konflik yang menyertainya. Cerita ini menggambarkan bagaimana tradisi dan kearifan lokal dipertahankan di tengah arus modernisasi dan perubahan zaman. Di dalamnya, ada kisah perjuangan mempertahankan nilai-nilai adat, dinamika keluarga, dan hubungan manusia dengan lingkungan sekitarnya. Tokoh utama dalam cerita ini bergulat dengan dilema antara mempertahankan tradisi leluhur atau mengikuti perkembangan modern. Konflik ini tidak hanya personal tetapi juga melibatkan masyarakat luas, menjadikan Mahajana sebagai cerita yang relevan dalam menggambarkan kondisi sosial-budaya di berbagai daerah Indonesia. Kelebihan: 1. Penggambaran Budaya yang Kuat: Gigrey berhasil membawa pembaca masuk ke dalam nuansa kehidupan masyarakat adat dengan d...