Langsung ke konten utama

Ubi Jalar - Nayla Salsabila

 Ubi Jalar


Ubi jalar adalah salah satu varietas umbi-umbian yang punya popularitas di Indonesia sebagai makanan pokok pengganti nasi. Meskipun demikian, masih ada pandangan yang umum bahwa ubi jalar hanya cocok digunakan sebagai pengganti nasi atau sebagai camilan semata. Padahal, ubi jalar memiliki kandungan gizi yang sangat tinggi dan seharusnya diakui sebagai makanan pokok yang berharga.

Pertama-tama, ubi jalar adalah sumber serat yang sangat baik, yang berperan penting dalam mendukung pencernaan yang sehat. Serat dalam ubi jalar membantu mengurangi risiko sembelit dan menjaga fungsi pencernaan yang lancar. Tak hanya itu, ubi jalar kaya akan vitamin A, yang memiliki peran vital dalam menjaga kesehatan mata. Vitamin A yang terkandung dalam ubi jalar membantu melindungi mata dari gangguan seperti rabun senja atau bahkan kebutaan pada orang dewasa.Selanjutnya, ubi jalar juga mengandung vitamin C, yang memegang peran kunci dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Vitamin C dalam ubi jalar membantu melawan infeksi dan mendukung tubuh untuk tetap sehat.

Terakhir, ubi jalar memiliki keunggulan dalam rendahnya kalori, sehingga cocok dikonsumsi oleh mereka yang tengah menjalani program diet. Dengan mengganti nasi dengan ubi jalar sebagai sumber karbohidrat, kita dapat mengurangi asupan kalori harian secara efektif. Dari serangkaian manfaat tersebut, jelaslah bahwa ubi jalar bukan hanya sekadar makanan pokok pengganti nasi semata. Ubi jalar memiliki banyak manfaat kesehatan yang berharga dan pantas diakui sebagai salah satu makanan pokok yang sangat baik untuk tubuh kita.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resensi buku - Nayla Salsabila

  Berubahnya peraturan  Judul: I'm not stupid  Penulis: Khusnul Art Penerbit: Coconut Tahun terbit: 2024 (cetakan pertama) I'm not stupid merupakan sebuah novel anak sekolah yang ditulis oleh Khusnul Art dan diterbitkan pada tahun 2024. Novel ini mengisahkan tentang perjuangan siswa sekolah oada tahun 2008. Sekolahnya bernama Magnesiam High School atau disingkat menjadi MHS. Novel ini menggambarkan secara rinci perjuangan 8 murid yang ingin merubah peraturan MHS. Karna mereka merasa sangat aneh dan ganjil dengan 8 peraturan yang ada di MHS.  Keunggulan dari novel ini mengajarkan kita agar mendengarkan pendapat orang lain. Dinovel ini kalian akan merasakan ketegangan dan sedih karna akan ada momen kehilangan untuk selamanya. Perjalanan mereka melewati rintangan yang amat berat. Kelemahan novel ini adalah, apabila orang yang membaca mudah percaya, maka ia akan terpengaruh dengan rumus karangan yang tidak masuk akal sama sekali. Juga banyak penyebar aib teman sendiri.

Resensi buku - Wirda Tsaniya

  Nama: Wirda Tsaniya Sahla Kelas: XI-7 Tugas: Resensi Novel Warung Bujang Karya Jessica Carmelia Warung Bujang adalah novel karya Jessica Carmelia yang mengangkat tema kehidupan remaja dengan latar belakang kehidupan sehari-hari di sebuah warung kecil. Novel ini menggambarkan kisah tentang harapan, impian, dan hubungan antar manusia, yang diwarnai dengan berbagai konflik dan dinamika yang terjadi dalam kehidupan seorang pemuda bernama Bujang. Plot Cerita Novel ini berfokus pada kehidupan Bujang, seorang pemuda yang memiliki impian besar namun terjebak dalam rutinitas sebagai pemilik warung makan kecil yang diwariskan oleh orang tuanya. Meskipun tampaknya sederhana, kisah ini penuh dengan ketegangan emosional yang dibangun dengan baik oleh penulis. Bujang, yang merupakan karakter utama, harus menghadapi pilihan-pilihan sulit dalam hidupnya, antara mempertahankan usaha warung keluarganya atau mengejar impian pribadinya. Cerita berkembang dengan memperkenalkan berbagai karakter pendu...

Resensi buku - Septia Fitri

  “14 Hari yang Mengubah Hidup: Perjalanan Emosional Bersama Isabella” Judul: 14 Days Isabella Penulis: Caramel Penerbit: Platform independen (cerita ini awalnya diadaptasi dari Alternate Universe) Genre: Drama, Fiksi Remaja Novel ini menceritakan perjuangan Isabella Seva Amorita, seorang gadis berusia 16 tahun, untuk mendapatkan kasih sayang dari keluarganya yang selama ini membencinya. Ayahnya, Angga, menyalahkannya atas kematian ibunya saat melahirkan, dan kedua kakaknya, Gara dan Bara, juga memperlakukan Isabella dengan dingin. Hidupnya semakin sulit dengan kehadiran Anvaya, saudara tirinya, yang sering merundungnya. Meski dikelilingi oleh kebencian, Isabella tetap berusaha mendapatkan cinta dari keluarganya dalam waktu 14 hari sebelum ulang tahunnya. Dalam perjalanan ini, ia bertemu Menara Kaif Jaendra, seorang teman yang memberikan harapan baru, meski hubungan ini memicu kecemburuan Anvaya. Isabella menghadapi semua konflik ini sambil berjuang melawan penyakit jantung bawaan,...