Langsung ke konten utama

Puisi - Riska Syafa

 Liburan di rumah


Saat liburan tiba, hatiku gembira,

Namun di rumah saja, tak ke mana-mana.

Teman-teman pergi ke pantai dan kota,

Aku di rumah menjaga si adik tercinta.


Awalnya kecewa, hati terasa sepi,

Ingin ke kebun binatang, tapi tak bisa pergi.

Namun senyum adikku menghangatkan hati,

Bermain bersamanya sungguh berarti.


Kusambut pagi dengan semangat baru,

Mengajarinya berjalan, tertawa selalu.

Membersihkan rumah, menyapu halaman,

Liburan di rumah tetap menyenangkan.


Walau tak ke pantai, aku tetap bahagia,

Karena rumah bersih, hati pun ceria.

Semoga tahun depan datang kesempatan,

Aku dan adikku berlibur bersama penuh kenangan. 


-Tema: kebersamaan dan makna kecil dalam keluarga

-Tokoh dan perwatakan: 

*Aku(tanggung jawab, penyayang) 

*Adik(anak kecil yang ceria) 

*orang tua(bekerja keras selama liburan) 

-Latar:

*Latar tempat: di rumah

*Latar waktu: musim liburan

*Latar suasana: kecewa, bahagia, penuh harapan

-Sudut pandang: orang pertama (aku) 

-Kata kunci: 

*liburan

*keluarga

*adik

*rumah

*bermain

*kebersamaan

*bahagia

-Diksi/pilihan kata: mengandung kesan positif dan reflektif, mencerminkan perubahan perasaan tokoh dari kecewa menjadi bahagia

-Amanat: tanggung jawab terhadap keluarga adalah hal yang paling penting dan bisa membawa kebahagiaan tersendiri


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resensi buku - Nayla Salsabila

  Berubahnya peraturan  Judul: I'm not stupid  Penulis: Khusnul Art Penerbit: Coconut Tahun terbit: 2024 (cetakan pertama) I'm not stupid merupakan sebuah novel anak sekolah yang ditulis oleh Khusnul Art dan diterbitkan pada tahun 2024. Novel ini mengisahkan tentang perjuangan siswa sekolah oada tahun 2008. Sekolahnya bernama Magnesiam High School atau disingkat menjadi MHS. Novel ini menggambarkan secara rinci perjuangan 8 murid yang ingin merubah peraturan MHS. Karna mereka merasa sangat aneh dan ganjil dengan 8 peraturan yang ada di MHS.  Keunggulan dari novel ini mengajarkan kita agar mendengarkan pendapat orang lain. Dinovel ini kalian akan merasakan ketegangan dan sedih karna akan ada momen kehilangan untuk selamanya. Perjalanan mereka melewati rintangan yang amat berat. Kelemahan novel ini adalah, apabila orang yang membaca mudah percaya, maka ia akan terpengaruh dengan rumus karangan yang tidak masuk akal sama sekali. Juga banyak penyebar aib teman sendiri.

Resensi buku - Septia Fitri

  “14 Hari yang Mengubah Hidup: Perjalanan Emosional Bersama Isabella” Judul: 14 Days Isabella Penulis: Caramel Penerbit: Platform independen (cerita ini awalnya diadaptasi dari Alternate Universe) Genre: Drama, Fiksi Remaja Novel ini menceritakan perjuangan Isabella Seva Amorita, seorang gadis berusia 16 tahun, untuk mendapatkan kasih sayang dari keluarganya yang selama ini membencinya. Ayahnya, Angga, menyalahkannya atas kematian ibunya saat melahirkan, dan kedua kakaknya, Gara dan Bara, juga memperlakukan Isabella dengan dingin. Hidupnya semakin sulit dengan kehadiran Anvaya, saudara tirinya, yang sering merundungnya. Meski dikelilingi oleh kebencian, Isabella tetap berusaha mendapatkan cinta dari keluarganya dalam waktu 14 hari sebelum ulang tahunnya. Dalam perjalanan ini, ia bertemu Menara Kaif Jaendra, seorang teman yang memberikan harapan baru, meski hubungan ini memicu kecemburuan Anvaya. Isabella menghadapi semua konflik ini sambil berjuang melawan penyakit jantung bawaan,...

Resensi buku - Wirda Tsaniya

  Nama: Wirda Tsaniya Sahla Kelas: XI-7 Tugas: Resensi Novel Warung Bujang Karya Jessica Carmelia Warung Bujang adalah novel karya Jessica Carmelia yang mengangkat tema kehidupan remaja dengan latar belakang kehidupan sehari-hari di sebuah warung kecil. Novel ini menggambarkan kisah tentang harapan, impian, dan hubungan antar manusia, yang diwarnai dengan berbagai konflik dan dinamika yang terjadi dalam kehidupan seorang pemuda bernama Bujang. Plot Cerita Novel ini berfokus pada kehidupan Bujang, seorang pemuda yang memiliki impian besar namun terjebak dalam rutinitas sebagai pemilik warung makan kecil yang diwariskan oleh orang tuanya. Meskipun tampaknya sederhana, kisah ini penuh dengan ketegangan emosional yang dibangun dengan baik oleh penulis. Bujang, yang merupakan karakter utama, harus menghadapi pilihan-pilihan sulit dalam hidupnya, antara mempertahankan usaha warung keluarganya atau mengejar impian pribadinya. Cerita berkembang dengan memperkenalkan berbagai karakter pendu...